A. Sejarah PC IPNU Kabupaten Sukoharjo
PC IPNU Kabupaten Sukoharjo sudah ada sejak tahun 1969, dibuktikan dengan hasil wawancara Ahmad Ali Khusaini (Ketua PC IPNU Sukoharjo 2023-2025) dan Ahmad Zuhdy Alkhariri (Direktur Lembaga Pers 2023-2025).
Ketua pertama dari PC IPNU Kabupaten Sukoharjo bernama Sumarno Jati Saputro yang berasal dari Mandan, Kecamatan Sukoharjo yang sekarang berdomisili di Kepuh, Kecamatan Nguter. Pada periode 1969–1974, beliau ditunjuk langsung oleh Ketua NU Kabupaten Sukoharjo saat itu, Bapak Susilo Sujiwo yang berasal dari Gembongan, Kecamatan Kartasura. Masa-masa awal ini penuh dengan tantangan. Bersama rekanita sejawatnya, Mahmudah (Ketua PC IPPNU Sukoharjo pertama) yang berasal dari Pucangan, Kecamatan Kartasura, Sumarno harus berjuang keras membangun organisasi dari nol. Dengan jumlah pengurus yang sangat terbatas hanya sekitar kurang lebih sepuluh orang dan belum adanya surat pengesahan resmi, beliau bergerak merekrut anggota di tengah minimnya kesadaran pelajar saat itu. Namun, kegigihan beliau membuahkan hasil. Meski saat itu kegiatan IPNU dan IPPNU masih membonceng kegiatan induk (NU), nama "Pelajar NU Kabupaten Sukoharjo" mulai berkibar dan menjadi fondasi bagi kemajuan PC IPNU Sukoharjo hingga hari ini.
Selanjutnya, estafet kepemimpinan ketua dipegang oleh Achmad Purwadi yang berasal dari Gayam, Kecamatan Sukoharjo dari tahun 1975-1980 dikarenakan minimnya anggota yang berkenan untuk menjadi ketua pada saat itu. Akibat ketiadaan penerus, PC IPNU Kabupaten Sukoharjo sempat dinyatakan vakum setelah tahun 1980.
Kevakuman sejenak berakhir saat PC IPNU Sukoharjo menerima undangan KONGRES X IPNU di Jombang pada 29–30 Januari 1988. PCNU Sukoharjo mengirimkan delegasi anak muda NU sebagai perwakilan PC IPNU Sukoharjo dari Kecamatan Kartasura, yakni Zamzuri Iqbal (Ketua) dan Ahmad Yasir (Sekretaris). Kongres ini menghasilkan keputusan penting, yaitu penerimaan Pancasila sebagai asas IPNU dan perubahan nama dari "Pelajar" menjadi "Putra" NU.
Eksistensi organisasi berlanjut pada periode berikutnya. Saat menerima undangan KONGRES XI IPNU di Lasem, Rembang pada 23–27 Desember 1991, PCNU Sukoharjo kembali mengirimkan delegasi dari Kecamatan Kartasura: Hasan Bakri (Ketua), Mujib Setiawan (Sekretaris), dan Tawab Nuril Ahmad (Bendahara) sebagai perwakilan dari PC IPNU Sukoharjo. Kongres ini menghasilkan bahwa kegiatan IPNU tanpa keterkaitan IPPNU dan kegiatan harus diteruskan struktur hingga ke bawah.
Pada tahun 1993, PC IPNU Sukoharjo mencatatkan keikutsertaan Sugeng Santoso yang berasal dari Kecamatan Kartasura diutus sebagai perwakilan resmi untuk mnghadiri pertemuan akbar pelajar dan santri se-Jawa Tengah dan DI. Yogyakarta. Kegiatan berlangsung selama sepekan bertempat di Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Rembang yang didirikan oleh KH. Bisri Mustofa. Dalam forum tersebut membahas mengenai hubungan erat antara pelajar dan santri, serta penanaman nilai takzim kepada para sesepuh.
Era kebangkitan titik balik sesungguhnya terjadi pada tahun 2001, dimotori oleh Muhammad Rifai dan rekan-rekannya. Saat itu, Rifai menjabat sebagai Lurah Pondok Pesantren Al-Muttaqien Pancasila Sakti Klaten, yang telah memiliki Pimpinan Komisariat (PK) IPNU. Pengalaman organisasi Rifai di PMII STAIN Surakarta serta interaksinya dengan rekan-rekan yang mengikuti IPNU di daerahnya masing-masing, memotivasinya untuk mengaktifkan kembali PC IPNU Sukoharjo. Ia merekrut mahasiswa asal Sukoharjo di kampusnya serta anak muda di wilayah Kartasura. Puncaknya, pada tahun 2001 bertempat di sebuah kantor Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Baron, Surakarta, PC IPNU Kabupaten Sukoharjo resmi diaktifkan kembali di bawah kepemimpinan Muhammad Rifai. Kepengurusan ini telah terstruktur, dilantik, dan memiliki Surat Pengesahan (SP).
Namun, di tengah masa kepengurusan (pertengahan 2003), Muhammad Rifai meninggal akibat kecelakaan di sekitar Salatiga sepulang menghadiri acara di Kabupaten Pekalongan. Posisi ketua kemudian dilanjutkan oleh Wakil Ketua yaitu Nuril Huda, hingga akhir masa khidmat tahun 2004. Sejak saat itu, roda organisasi terus berjalan hingga sekarang.
Urutan periode kepengurusan PC IPNU Kabupaten Sukoharjo dari tahun 1969 sampai tahun 2025 dapat dijabarkan sebagai berikut:
PIMPINAN CABANG IKATAN PELAJAR NAHDLATUL ULAMA
KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN 1969 - 2025
No Periode Nama Ketua Alamat Asal
1 1969 - 1974 Sumarno Jati Saputro Sukoharjo
2 1975 - 1980 Achmad Purwadi Sukoharjo
3 KONGRES X 1988 Zamzuri Iqbal Kartasura
4 KONGRES XI 1991 Hasan Bakri Kartasura
Kepengurusan Resmi (Mempunyai Surat Pengesahan)
1 2001 - 2004 Muhammad Rifai/ Nuril Huda Kartasura
2 2004 - 2009 Bustanul Arifin Kartasura
3 2009 - 2012 Achmad Yusron Al Farisi Baki
4 2012 - 2015 Dahwan Asqolani Polokarto
5 2015 - 2017 Atsany Imam Ghozali Baki
6 2017 - 2019 Yusuf Dwi Akhial Grogol
7 2019 - 2021 Muhammad Rosyid Ridho Winarso Grogol
8 2021 - 2023 Sarwanto Grogol
9 2023 - 2025 Ahmad Ali Khusaini Kartasura
Komentar
Posting Komentar