Langsung ke konten utama

Kenali Lebih dalam Sejarah dan Profil Singkat Lembaga Pers dan Penerbitan PC IPNU Sukoharjo 2023

 A. Latar Belakang 

Lembaga Pers dan Penerbitan PC IPNU Kabupaten Sukoharjo berdiri tahun 2023 atas keinginan kuat oleh Rekan Ahmad Ali Khusaini dengan mempertimbangkan sebagian besar IPNU IPPNU Jawa Tengah ataupun Solo Raya mempunyai lembaga khusus menyediakan literasi media digital Press Releasse sebagai langkah mengenalkan IPNU IPPNU dalam segi Kepenulisan melalui Kegiatan IPNU IPPNU baik ranah Kabupaten maupun Kecamatan Se-Sukoharjo. Lembaga ini menjadi pertama kalinya dalam sejarah IPNU IPPNU Kabupaten Sukoharjo bersamaan lembaga lainnya berdiri seperti SCC ( Student Crisis Center) IPNU , SRC ( Student Riset Center) IPNU , LKPP ( Lembaga Konseling Pelajar Putri) IPPNU , LITBANG ( Lembaga Pengembangan dan Pengetahuan) IPPNU. 

Keinginan inilah mendorong Rekan Ali mempunyai hasrat bahwa PC IPNU Kabupaten Sukoharjo mempunyai lembaga khusus kepenulisan agar tersruktur sesuai potensi kader IPNU dalam dunia literasi digital. Rekan Ali juga memperhatikan format kepengurusan diberikan PW untuk memberikan kesempatan Kader IPNU Sukoharjo menguatkan kepenulisan. dengan begitu Kami Lembaga Pers dan Penerbitan membuat platform Website Blogspot sebagai ikhthiar kita mewujudkan literasi kepenulisan beberapa genre serta memberikan ruang kader IPNU IPPNU berkarya melalui Blogspot resmi PC IPNU IPPNU Kabupaten Sukoharjo.

Kami juga membutuhkan kritik, saran ataupun bimbingan baik IPNU IPPNU, Ansor, Fatayat, Muslimat, MWC, PCNU hingga lembaga bersama-sama membangun literasi digital ini agar tidak hanya sebagai media bacaan melainkan memberikan kemanfaatan merawat gagasan menciptakan kualitas literasi demi menambah wawasan pengetahuan dan mengenalkan kegiatan NU masing-masing daerah. Blogspot juga bisa menerima segala karya apapun baik internal IPNU hingga tingkat ranting NU. 

B. Profil Lembaga Pers dan Penerbitan PC IPNU Kabupaten Sukoharjo 2023-2025


Ahmad Zuhdy Alkhariri
Direktur LPP
Muslihudin
Sekretaris LPP
Rahmad Salim
Anggota LPP


 

 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Nasional Lembaga CBP (Corps Brigade Pembangunan)

PENGERTIAN Secara etimologi Corps berasal dari bahasa Inggris yang memiliki arti kesatuan dalam komando , Brigade berarti Pasukan yang disiapkan untuk bertempur dan Pembangunan , memiliki arti Membangun dalam rangka mengisi kemerdekaan . Sedangkan secara Terminologi Corps brigade pembangunan berarti suatu lembaga yang dibentuk dalam satu komando untuk mengawal pembangunan . LEMBAGA CBP DARI MASA KE MASA Corps Brigade Pembangunan (CBP) merupakan Lembaga Semi Otonom yang secara resmi dibentuk oleh Organisasi IPNU pada tahun 1964 dilatarbelakangi peristiwa persengketaan antara Indonesia dengan Malaysia atau istilah populernya dikenal dengan istilah “ Ganyang Malaysia ”, peristiwa politik tersebut yang berkaitan dengan persengketaan antara Republik Indonesia dengan Malaysia memperebutkan daerah Kalimantan Utara (Serawak). Suasana Konferensi Besar IPNU & IPPNU di Pekalongan Deklarasi dibentuknya sukarelawan Pelajar diadakan di Jogjakarta pada tahun 1963 yang pada saat itu merupakan ...

Sejarah Nasional Lembaga KPP (Korp Pelajar Putri)

  LATAR BELAKANG Lahirnya KPP Lembaga Korp Pelajar Putri (L-KPP) merupakan lembaga yang dibentuk berdasarkan keputusan Konbes IPPNU pada tanggal 28 Oktober 1964 di Gedung Bakorwil Jl. Diponegoro, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Jawa Tengah .  Pada awal terbentuknya lembaga ini bernama Corp Brigade Pembangunan-Wati (CBP-Wati) yang merupakan wadah bagi pemuda dan pelajar Putri NU untuk mengkokohkan barisan dalam mengimbangi munculnya berbagai barisan yang berkibar dari panji - panji komunis. Pada masa tersebut Rekanita Farida Mawardi yang menjabat sebagai Ketua Umum PP IPPNU (Ketua terpilih pada  Kongres IPPNU ke IV di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah) . LEMBAGA KPP DARI MASA KE MASA Perkembangan CBP-Wati pada masa awal pembentukannya tidak jauh berbeda dengan partner Lembaga nya, CBP. Bersama dalam penempaan Pemusatan Latihan atau TC di Cebongan, Yogyakarta pada tahun 1965. Pasca TC ini juga berperan aktif dalam Penumpasan G-30/S PKI, tetap...

Benarkah Pondok Pesantren Produk Foedalisme?

Beberapa hari yang lalu dikejutkan jagat media sosial narasi vidio pendek dipertontonkan oleh chanel Trans 7 dengan memperlihatkan santri duduk merunduk dan kedua kaki berjalan sejajar merangkak. Serta vidio KH Anwar Mansur membagikan surat yang isinya entah tidak tau sama sekali. Namun dengan mudahnya pihak Trans 7 menarasikan isi amplopnya adalah uang seakan-akan KH Anwar Mansur dibayar. Dan menganggap merangkak adalah bentuk penghinaan dianggap jalannya sengot. Parahnya yang menarasikan cekikan dengan dalih guyonan seakan-akan ini merupakan bentuk kritikan pedas. Padahal yang mereka narasikan jelas bentuk penghinaan semata.  Asal nyamplok ngambil gambar sana-sini pun menjadi pertanyaan dari mana mereka menemukannya tanpa menanyakkannya?. Secara etika jurnalistik ketika seorang jurnalis tidak menghubungi ataupun menemui langsung maksud vidionya langsung sudah merupakan melanggar kode etik jurnalistik. Pasalnya dalam jurnalistik sang jurnalis seharusnya tak memberikan opini secara...