Langsung ke konten utama

Struktur Organisasi PC IPNU Kabupaten Sukoharjo Masa Khidmat 2023-2025

Pelindung : PC NU Kabupaten Sukoharjo

Pembina   : KH Khomsun Nur Arif, S.Ag

                : Dr. Zainul Abas, S. Ag., M.Ag

                : Nuril Huda, S.H., M.H

                : Ali Sutopo, S. Sos.

                : Bustanul Arifin

                : Dahwan Asqolani

                : Yusuf Dwi Akhial

                : Fadhel Mubharok, S. S

                : Muhammad Rosyid Ridho Winarso, S.T 

                : Haris Ardiantoro, S. Pd

               : Lutfhi Ahmad Awaluddin, S.H

               : Prasetyo Tri Utomo

               : Sarwanto

Badan Pengurus Harian 

 Ketua           : Ahmad Ali Khusaini

Wakil Ketua  : Aditiya Yuliyanto

Wakil Ketua  : Ravindra Malik

Wakil Ketua  : Aris Fadilah

Wakil Ketua  : Muhammad Amin Muslim

Wakil Ketua  : Rois Abdulhanif

Wakil Ketua  : Arizal Nur Azhar

Sekretaris 

Sekretaris    : Ardian Rahmat Dani 

Wakil Sekretaris : Ahmad Muffidin

Wakil Sekretaris : Naufan Farih Faza

Wakil Sekretaris : Muhammad Aditya Dwi Cahyo

Wakil Sekretaris : Aditia Muhammad Rizqi

Wakil Sekretaris : Pratama Irfan Parwoko

Wakil Sekretaris : Dick Bintang Putra SW

Bendahara 

Bendahara   : Fajar Miftahul Huda

Wakil Bendahara : Tri Ali Ramadhon

Wakil Bendahara : Rizqi Muhammad Khoiruddin 

Wakil Bendahara : Ahcmad Reza Nauval

Wakil Bendahara : Indra Gunawan

Wakil Bendahara : Rama Aditya Pratama 

Departemen – Departemen 

Departemen Organisasi 

Koordinator     : Ilyas Nur Fauzi

Anggota             : Bagus Dwi Hartanto

Departemen Kaderisasi 

Koordinator : Aji Bekti Prasetyo Utomo

Anggota             : Guspanul Nur Arifin

Departemen Jaringan Sekolah dan Pesantren 

Koordinator : Haris Wahyu Asmoro

Anggota : Muhammad Imam Maulana Aqfin Muttaqin 

Departemen Dakwah 

Koordinasi : Muhammad Ainul Yaqin 

Anggota : Deni Setiawan 

Departemen Jaringan Komunikasi dan Informatika

Koordinator : Muhammad Fuad Hasyim Fadlurohman

Anggota : Adam Suryo Kuncoro

Departemen Olahraga, Seni, dan Budaya

Koordinator : Sahrul Syafii Nur Bahroni

Anggota         : Johan Yulianto 

Lembaga-Lembaga

Lembaga Pers dan Penerbitan ( LPP)

Direktur          : Ahmad Zuhdy Alkhariri

Sekretaris  : Muslihuddin

Anggota          : Rahmad Salim

Lembaga Corps Brigade Pembagunan ( CBP)

Dewan Koordinasi Cabang 

Komandan Cabang : Ahmad Fauzi Bahroni

Divisi Adminitrasi 

Kepala : Dwi Aditya Pangestu

Divisi Diklat 

Kepala              : Muhammad Alvin Nur Hafis

Anggota                       : Afrizal Gilang Pratama

Divisi Logistik 

Kepala : Agus Santoso

Divisi Kemanusiaan 

Kepala : Khakum Dwi Al-Falah

Divisi Media

 Kepala : Akasah March Barkhia

Badan – Badan 

Badan Student Crisis Center 

Direktur      : Andika Putro Kuncoro

Sekretaris : Ibnu Risky Utomo

Anggota      : Arif Ginanjar Pratama

Badan Student Research Center ( SRC)

Direktur         : Muhammad Ashif Mustofa

Sekretaris : Nur Sri Bayu Prasetyo

Anggota      : Rosyid Dicky Bayu Saputro




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Nasional Lembaga CBP (Corps Brigade Pembangunan)

PENGERTIAN Secara etimologi Corps berasal dari bahasa Inggris yang memiliki arti kesatuan dalam komando , Brigade berarti Pasukan yang disiapkan untuk bertempur dan Pembangunan , memiliki arti Membangun dalam rangka mengisi kemerdekaan . Sedangkan secara Terminologi Corps brigade pembangunan berarti suatu lembaga yang dibentuk dalam satu komando untuk mengawal pembangunan . LEMBAGA CBP DARI MASA KE MASA Corps Brigade Pembangunan (CBP) merupakan Lembaga Semi Otonom yang secara resmi dibentuk oleh Organisasi IPNU pada tahun 1964 dilatarbelakangi peristiwa persengketaan antara Indonesia dengan Malaysia atau istilah populernya dikenal dengan istilah “ Ganyang Malaysia ”, peristiwa politik tersebut yang berkaitan dengan persengketaan antara Republik Indonesia dengan Malaysia memperebutkan daerah Kalimantan Utara (Serawak). Suasana Konferensi Besar IPNU & IPPNU di Pekalongan Deklarasi dibentuknya sukarelawan Pelajar diadakan di Jogjakarta pada tahun 1963 yang pada saat itu merupakan ...

Sejarah Nasional Lembaga KPP (Korp Pelajar Putri)

  LATAR BELAKANG Lahirnya KPP Lembaga Korp Pelajar Putri (L-KPP) merupakan lembaga yang dibentuk berdasarkan keputusan Konbes IPPNU pada tanggal 28 Oktober 1964 di Gedung Bakorwil Jl. Diponegoro, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Jawa Tengah .  Pada awal terbentuknya lembaga ini bernama Corp Brigade Pembangunan-Wati (CBP-Wati) yang merupakan wadah bagi pemuda dan pelajar Putri NU untuk mengkokohkan barisan dalam mengimbangi munculnya berbagai barisan yang berkibar dari panji - panji komunis. Pada masa tersebut Rekanita Farida Mawardi yang menjabat sebagai Ketua Umum PP IPPNU (Ketua terpilih pada  Kongres IPPNU ke IV di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah) . LEMBAGA KPP DARI MASA KE MASA Perkembangan CBP-Wati pada masa awal pembentukannya tidak jauh berbeda dengan partner Lembaga nya, CBP. Bersama dalam penempaan Pemusatan Latihan atau TC di Cebongan, Yogyakarta pada tahun 1965. Pasca TC ini juga berperan aktif dalam Penumpasan G-30/S PKI, tetap...

Benarkah Pondok Pesantren Produk Foedalisme?

Beberapa hari yang lalu dikejutkan jagat media sosial narasi vidio pendek dipertontonkan oleh chanel Trans 7 dengan memperlihatkan santri duduk merunduk dan kedua kaki berjalan sejajar merangkak. Serta vidio KH Anwar Mansur membagikan surat yang isinya entah tidak tau sama sekali. Namun dengan mudahnya pihak Trans 7 menarasikan isi amplopnya adalah uang seakan-akan KH Anwar Mansur dibayar. Dan menganggap merangkak adalah bentuk penghinaan dianggap jalannya sengot. Parahnya yang menarasikan cekikan dengan dalih guyonan seakan-akan ini merupakan bentuk kritikan pedas. Padahal yang mereka narasikan jelas bentuk penghinaan semata.  Asal nyamplok ngambil gambar sana-sini pun menjadi pertanyaan dari mana mereka menemukannya tanpa menanyakkannya?. Secara etika jurnalistik ketika seorang jurnalis tidak menghubungi ataupun menemui langsung maksud vidionya langsung sudah merupakan melanggar kode etik jurnalistik. Pasalnya dalam jurnalistik sang jurnalis seharusnya tak memberikan opini secara...