Langsung ke konten utama

Pengamalan 3 B PC IPNU IPPNU Kabupaten Sukoharjo di Masjid Sudarto Milatoen

 

PC IPNU IPPNU Sukoharjo di Masjid Sudarto Milatoen

Seminggu yang lalu Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Putri Kabupaten Sukoharjo atau PC IPNU IPPNU Sukoharjo menggelar Rapat Bulanan di Masjid Sudarto Milatoen, Larangan, Gayam, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah Minggu (8/12/24). Kegiatan ini saya sengaja agar eksistensi PC IPNU IPPNU Kabupaten Sukoharjo memasyarakatan Masyarakat sebagai Upaya pengamalan 3 B Belajar, Berjuang, Bertakwa yakni adzan dhuhur sampai Magrhib, kemudian imam sholat dzuhur hingga Magrhib. 

Sekaligus memberikan sinyal bahwa eksistensi IPNU IPPNU menjadi bagian kedekatan Masyarakat setempat khususnya keluarga Nahdlatul Ulama di kelurahan Gayam. Karena menurut Pak Iwan selaku Ketua Takmir menjelaskan “Sebelah sini memang bukan orang NU, orang-orang Salafi dan LDII, MTA kental disekitar kita” Ujarnya. Menurutnya Sebagian besar jama’ah merupakan orang luar Sukoharjo ada yang dari Madura. Selanjutnya minimnya jumlah jama’ah pun membuat saya berpikir IPNU IPPNU menjadi jalan pengenalan Nilai-Nilai Aswaja di Tengah perbedaan pandangan. 

Masjid tersebut juga mempunyai kegiatan berupa : Rotibul Hadad setiap Malam Selasa sering diisi oleh Kyai Khomsun sebagai Ketua PCNU Sukoharjo, Kyai Rifai Ketua Ranting Bulakkan, Kyai Junaidi selaku Syuriah MWC NU Kecamatan Sukoharjo. Sebulan sekali ada Maulid Al-Barzanji. Walaupun tidak sesuai kriteria rapat lantaran menginginkan dirumah rekan. Tetapi Langkah ini harus diambil melihatkan kepada Masyarakat IPNU IPPNU bukan anak pelajar yang selalu menjadi jama’ahnya justru meneruskan perjuangan Ulama regenerasi tonggak keilmuan serta diimbangi amaliyah kental terhadap kepribadiannya. IPNU IPPNU juga pastinya belajar Fiqih melalui Ulama-Ulama sekitar yang juga materi Aswaja pengantar Makesta yakni 4 Mazhab. 4 Mazhab diantarannya : Imam Hanafi, Imam Hambali, Imam Maliki, Imam Syafi’i.  Yang kemudian dikelola Mabadi Khoiru Ummah berarti prinsip-prinsip terbaik bagi umat. 


Ahmad Zuhdy Alkhariri

Lembaga Pers dan Penerbitan PC IPNU Sukoharjo






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Nasional Lembaga CBP (Corps Brigade Pembangunan)

PENGERTIAN Secara etimologi Corps berasal dari bahasa Inggris yang memiliki arti kesatuan dalam komando , Brigade berarti Pasukan yang disiapkan untuk bertempur dan Pembangunan , memiliki arti Membangun dalam rangka mengisi kemerdekaan . Sedangkan secara Terminologi Corps brigade pembangunan berarti suatu lembaga yang dibentuk dalam satu komando untuk mengawal pembangunan . LEMBAGA CBP DARI MASA KE MASA Corps Brigade Pembangunan (CBP) merupakan Lembaga Semi Otonom yang secara resmi dibentuk oleh Organisasi IPNU pada tahun 1964 dilatarbelakangi peristiwa persengketaan antara Indonesia dengan Malaysia atau istilah populernya dikenal dengan istilah “ Ganyang Malaysia ”, peristiwa politik tersebut yang berkaitan dengan persengketaan antara Republik Indonesia dengan Malaysia memperebutkan daerah Kalimantan Utara (Serawak). Suasana Konferensi Besar IPNU & IPPNU di Pekalongan Deklarasi dibentuknya sukarelawan Pelajar diadakan di Jogjakarta pada tahun 1963 yang pada saat itu merupakan ...

Sejarah Nasional Lembaga KPP (Korp Pelajar Putri)

  LATAR BELAKANG Lahirnya KPP Lembaga Korp Pelajar Putri (L-KPP) merupakan lembaga yang dibentuk berdasarkan keputusan Konbes IPPNU pada tanggal 28 Oktober 1964 di Gedung Bakorwil Jl. Diponegoro, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Jawa Tengah .  Pada awal terbentuknya lembaga ini bernama Corp Brigade Pembangunan-Wati (CBP-Wati) yang merupakan wadah bagi pemuda dan pelajar Putri NU untuk mengkokohkan barisan dalam mengimbangi munculnya berbagai barisan yang berkibar dari panji - panji komunis. Pada masa tersebut Rekanita Farida Mawardi yang menjabat sebagai Ketua Umum PP IPPNU (Ketua terpilih pada  Kongres IPPNU ke IV di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah) . LEMBAGA KPP DARI MASA KE MASA Perkembangan CBP-Wati pada masa awal pembentukannya tidak jauh berbeda dengan partner Lembaga nya, CBP. Bersama dalam penempaan Pemusatan Latihan atau TC di Cebongan, Yogyakarta pada tahun 1965. Pasca TC ini juga berperan aktif dalam Penumpasan G-30/S PKI, tetap...

Benarkah Pondok Pesantren Produk Foedalisme?

Beberapa hari yang lalu dikejutkan jagat media sosial narasi vidio pendek dipertontonkan oleh chanel Trans 7 dengan memperlihatkan santri duduk merunduk dan kedua kaki berjalan sejajar merangkak. Serta vidio KH Anwar Mansur membagikan surat yang isinya entah tidak tau sama sekali. Namun dengan mudahnya pihak Trans 7 menarasikan isi amplopnya adalah uang seakan-akan KH Anwar Mansur dibayar. Dan menganggap merangkak adalah bentuk penghinaan dianggap jalannya sengot. Parahnya yang menarasikan cekikan dengan dalih guyonan seakan-akan ini merupakan bentuk kritikan pedas. Padahal yang mereka narasikan jelas bentuk penghinaan semata.  Asal nyamplok ngambil gambar sana-sini pun menjadi pertanyaan dari mana mereka menemukannya tanpa menanyakkannya?. Secara etika jurnalistik ketika seorang jurnalis tidak menghubungi ataupun menemui langsung maksud vidionya langsung sudah merupakan melanggar kode etik jurnalistik. Pasalnya dalam jurnalistik sang jurnalis seharusnya tak memberikan opini secara...