Langsung ke konten utama

PC IPNU IPPNU Kabupaten Sukoharjo Gelar Makesta Tingkat Komisariat SMP IT Al-Anis Kartasura

 


Suasana Makesta Tingkat Komisariat SMP IT Al-Anis Kartosuro

IPNUIPPNU.BLOGSPOOT.COM - Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Putri Kabupaten Sukoharjo atau PC IPNU IPPNU Kabupaten Sukoharjo menggelar Makesta Tingkat Komisariat di SMP IT Al-Anis, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah Rabu (18/12/24). Acara tersebut merupakan program kerja Departemen Jaringan Sekolah dan Pondok Pesantren atau JSP yang memiliki tujuan pengembangan Pendidikan ranah Komisariat khususnya Tingkat Sekolah.  Sekaligus makesta Komisarit pertama kali dalam sejarah IPNU IPPNU Kabupaten Sukoharjo.

Acara meliputi MC sambutan-sambutan. Sambutan pertama oleh Ahmad Ali Khusaini selaku Ketua PC IPNU Kabupaten Sukoharjo mengatakan “Dalam Organisasi kita itu adalah teman seperjuangan, jadi sebutan organisasi kita adalah Rekan-Rekanita, dan hari ini sampai besok rangkaian acara Makesta” ujarnya. Rekan Ali juga menjelaskan kriteria umur masuk  IPNU IPPNU “Umur 13-24 adalah umur IPNU IPPNU”. Rekan Ali juga menggaris bawahi bahwasannya Pimpinan Komisariat IPNU IPPNU yang sudah terbentuk ada 3 : Pimpinan Komisariat PPM Darussalam Kartasura, Pimpinan Komisariat MTs Ma’arif Darul Hasan Polokarto, dan baru besok Pimpinan Komisariat SMP IT Al-Anis Kartasura. 

Sambutan kedua oleh Pak Anton selaku Perwakilan Kepala Sekolah mengatakan “Siswa-siswi bapak kepala sekolah tidak bisa hadir pembukaan makesta, ahlan wa sahlan seluruh peserta makesta yang menyempatkan diri hadir makesta, dan kami mohon maaf sebesar-besarnya”. Ia juga mewajibkan para peserta untuk serius dalam berorganisasi “Kami mohon siswa-siswi untuk serius membentuk organisasi ini, karena kami masih dibawah bimbingan organisasi besar yakni Nahdlatul Ulama”ujarnya. Acara ditutup oleh doa oleh Gus Diko selaku perwakilan Pondok Pesantren Al-Anisiyah***


Siswa-Siswi SMP IT Al-Anis Kelas 7-9 


Ahmad Zuhdy Alkhariri

Lembaga Pers dan Penerbitan PC IPNU Kabupaten Sukoharjo

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Nasional Lembaga CBP (Corps Brigade Pembangunan)

PENGERTIAN Secara etimologi Corps berasal dari bahasa Inggris yang memiliki arti kesatuan dalam komando , Brigade berarti Pasukan yang disiapkan untuk bertempur dan Pembangunan , memiliki arti Membangun dalam rangka mengisi kemerdekaan . Sedangkan secara Terminologi Corps brigade pembangunan berarti suatu lembaga yang dibentuk dalam satu komando untuk mengawal pembangunan . LEMBAGA CBP DARI MASA KE MASA Corps Brigade Pembangunan (CBP) merupakan Lembaga Semi Otonom yang secara resmi dibentuk oleh Organisasi IPNU pada tahun 1964 dilatarbelakangi peristiwa persengketaan antara Indonesia dengan Malaysia atau istilah populernya dikenal dengan istilah “ Ganyang Malaysia ”, peristiwa politik tersebut yang berkaitan dengan persengketaan antara Republik Indonesia dengan Malaysia memperebutkan daerah Kalimantan Utara (Serawak). Suasana Konferensi Besar IPNU & IPPNU di Pekalongan Deklarasi dibentuknya sukarelawan Pelajar diadakan di Jogjakarta pada tahun 1963 yang pada saat itu merupakan ...

Sejarah Nasional Lembaga KPP (Korp Pelajar Putri)

  LATAR BELAKANG Lahirnya KPP Lembaga Korp Pelajar Putri (L-KPP) merupakan lembaga yang dibentuk berdasarkan keputusan Konbes IPPNU pada tanggal 28 Oktober 1964 di Gedung Bakorwil Jl. Diponegoro, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Jawa Tengah .  Pada awal terbentuknya lembaga ini bernama Corp Brigade Pembangunan-Wati (CBP-Wati) yang merupakan wadah bagi pemuda dan pelajar Putri NU untuk mengkokohkan barisan dalam mengimbangi munculnya berbagai barisan yang berkibar dari panji - panji komunis. Pada masa tersebut Rekanita Farida Mawardi yang menjabat sebagai Ketua Umum PP IPPNU (Ketua terpilih pada  Kongres IPPNU ke IV di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah) . LEMBAGA KPP DARI MASA KE MASA Perkembangan CBP-Wati pada masa awal pembentukannya tidak jauh berbeda dengan partner Lembaga nya, CBP. Bersama dalam penempaan Pemusatan Latihan atau TC di Cebongan, Yogyakarta pada tahun 1965. Pasca TC ini juga berperan aktif dalam Penumpasan G-30/S PKI, tetap...

Benarkah Pondok Pesantren Produk Foedalisme?

Beberapa hari yang lalu dikejutkan jagat media sosial narasi vidio pendek dipertontonkan oleh chanel Trans 7 dengan memperlihatkan santri duduk merunduk dan kedua kaki berjalan sejajar merangkak. Serta vidio KH Anwar Mansur membagikan surat yang isinya entah tidak tau sama sekali. Namun dengan mudahnya pihak Trans 7 menarasikan isi amplopnya adalah uang seakan-akan KH Anwar Mansur dibayar. Dan menganggap merangkak adalah bentuk penghinaan dianggap jalannya sengot. Parahnya yang menarasikan cekikan dengan dalih guyonan seakan-akan ini merupakan bentuk kritikan pedas. Padahal yang mereka narasikan jelas bentuk penghinaan semata.  Asal nyamplok ngambil gambar sana-sini pun menjadi pertanyaan dari mana mereka menemukannya tanpa menanyakkannya?. Secara etika jurnalistik ketika seorang jurnalis tidak menghubungi ataupun menemui langsung maksud vidionya langsung sudah merupakan melanggar kode etik jurnalistik. Pasalnya dalam jurnalistik sang jurnalis seharusnya tak memberikan opini secara...