Langsung ke konten utama

PAC IPNU IPPNU Kecamatan Mojolaban Gelar Istighosah

 

Suasana Acara Istiqhosah PAC IPNU IPPNU Kecamatan Mojolaban

IPNUIPPNUSKH.BLOGSPOOT.COM - Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Putri Kecamatan Mojolaban atau PAC IPNU IPPNU Kecamatan Mojolaban menggelar Istighosah di Majelis Joglo Aswaja, Demakan, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah Ahad (22/12/24). Acara sekaligus sebagai doa akhir kepengurusan PAC IPNU IPPNU Kecamatan Mojolaban menjelang Makesta dan Konferancab di Tanggal 28-29 Desember 2024. Tentu ini menjadi hadiah doa terindah untuk memberikan energi batin meninggalkan pesan mendalam terhadap PAC IPNU IPPNU Mojolaban.

Acara dimulai Istighosah, kemudian sambutan-sambutan. Rekan Musa Irawan menyampaikan bahwa “Acara Istiqosah ini sekaligus adalah momen untuk menyambung silaturahmi seluruh banom NU Kecamatan Mojolaban”. Ia menambangkan adannya acara ini tentunya menjadi wajah memunculkan potensi diri pada pelajar khususnya di Mojolaban “Acara ini diharapkan PAC Sebagai wadah terbaik bagi Pelajar PAC IPNU IPPNU Kecamatan Mojolaban” Ujarnya.

 Disisi lain Budi Partoto selaku perwakilan Tanfiziyah MWC NU Mojolaban tak lupa selalu meningatkan pada PAC IPNU IPPNU Kecamatan Mojolaban agar haus tentang pengetahuan supaya bisa menyambung perjuangan para pendahulu Kyai NU di Mojolaban “Kami tidak lupa mengingatkan para Pelajar NU Kecamatan Mojolaban tidak bosan-bosan selalu belajar, melestarikan dan menyambung perjuangan para pendahulu dan Kyai NU khususnya di Kecamatan Mojolaban” Ujarnya. Acara Ditutup dengan Doa Tokoh MWC NU Kecamatan Mojolaban***


Foto Bersama Tokoh Banom NU Kecamatan Mojolaban


Ahmad Zuhdy Alkhariri
Direktur Lembaga Pers dan Penerbitan PC IPNU Kabupaten Sukoharjo 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Nasional Lembaga CBP (Corps Brigade Pembangunan)

PENGERTIAN Secara etimologi Corps berasal dari bahasa Inggris yang memiliki arti kesatuan dalam komando , Brigade berarti Pasukan yang disiapkan untuk bertempur dan Pembangunan , memiliki arti Membangun dalam rangka mengisi kemerdekaan . Sedangkan secara Terminologi Corps brigade pembangunan berarti suatu lembaga yang dibentuk dalam satu komando untuk mengawal pembangunan . LEMBAGA CBP DARI MASA KE MASA Corps Brigade Pembangunan (CBP) merupakan Lembaga Semi Otonom yang secara resmi dibentuk oleh Organisasi IPNU pada tahun 1964 dilatarbelakangi peristiwa persengketaan antara Indonesia dengan Malaysia atau istilah populernya dikenal dengan istilah “ Ganyang Malaysia ”, peristiwa politik tersebut yang berkaitan dengan persengketaan antara Republik Indonesia dengan Malaysia memperebutkan daerah Kalimantan Utara (Serawak). Suasana Konferensi Besar IPNU & IPPNU di Pekalongan Deklarasi dibentuknya sukarelawan Pelajar diadakan di Jogjakarta pada tahun 1963 yang pada saat itu merupakan ...

Sejarah Nasional Lembaga KPP (Korp Pelajar Putri)

  LATAR BELAKANG Lahirnya KPP Lembaga Korp Pelajar Putri (L-KPP) merupakan lembaga yang dibentuk berdasarkan keputusan Konbes IPPNU pada tanggal 28 Oktober 1964 di Gedung Bakorwil Jl. Diponegoro, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Jawa Tengah .  Pada awal terbentuknya lembaga ini bernama Corp Brigade Pembangunan-Wati (CBP-Wati) yang merupakan wadah bagi pemuda dan pelajar Putri NU untuk mengkokohkan barisan dalam mengimbangi munculnya berbagai barisan yang berkibar dari panji - panji komunis. Pada masa tersebut Rekanita Farida Mawardi yang menjabat sebagai Ketua Umum PP IPPNU (Ketua terpilih pada  Kongres IPPNU ke IV di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah) . LEMBAGA KPP DARI MASA KE MASA Perkembangan CBP-Wati pada masa awal pembentukannya tidak jauh berbeda dengan partner Lembaga nya, CBP. Bersama dalam penempaan Pemusatan Latihan atau TC di Cebongan, Yogyakarta pada tahun 1965. Pasca TC ini juga berperan aktif dalam Penumpasan G-30/S PKI, tetap...

Benarkah Pondok Pesantren Produk Foedalisme?

Beberapa hari yang lalu dikejutkan jagat media sosial narasi vidio pendek dipertontonkan oleh chanel Trans 7 dengan memperlihatkan santri duduk merunduk dan kedua kaki berjalan sejajar merangkak. Serta vidio KH Anwar Mansur membagikan surat yang isinya entah tidak tau sama sekali. Namun dengan mudahnya pihak Trans 7 menarasikan isi amplopnya adalah uang seakan-akan KH Anwar Mansur dibayar. Dan menganggap merangkak adalah bentuk penghinaan dianggap jalannya sengot. Parahnya yang menarasikan cekikan dengan dalih guyonan seakan-akan ini merupakan bentuk kritikan pedas. Padahal yang mereka narasikan jelas bentuk penghinaan semata.  Asal nyamplok ngambil gambar sana-sini pun menjadi pertanyaan dari mana mereka menemukannya tanpa menanyakkannya?. Secara etika jurnalistik ketika seorang jurnalis tidak menghubungi ataupun menemui langsung maksud vidionya langsung sudah merupakan melanggar kode etik jurnalistik. Pasalnya dalam jurnalistik sang jurnalis seharusnya tak memberikan opini secara...